Hubungan Kualitas Perairan Dengan Kepadatan Populasi Ikan Terubuk (Tenualosa ilisha) Di Sungai Bilah Kabupaten Labuhanbatu

Rusdi Machrizal, Rivo Hasper Dimenta, Khairul Khairul

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan parameter kualitas air dengan kepadatan populasi ikan Terubuk (Tenualosa ilisha) di Sungai Bilah, Kabupaten Labuhanbatu. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Februari – April 2019 dengan metode ekplorasi. Ikan terubuk ditangkap menggunakan jaring insang dengan 3 ukuran berbeda, 2, 3, dan 4 inchi. Titik sampling di bagi menjadi tiga lokasi berdasarkan informasi nelayan setempat. Parameter kualitas air yang diamati meliputi suhu, salinitas, pH, DO, BOD, COD, Nitrat dan Posfat. Analisis hubungan parameter kualitas air dengan kepadatan populasi ikan dilakukan dengan menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS ver 22 for windows. Hasil penelitian menunjukkan kepadatan populasi ikan terubuk berada diantara 0,39-1,14 ekor/100 m2. Analisis korelasi memperlihatkan bahwa terdapat korelasi searah antara suhu dan salinitas terhadap kepadatan populasi ikan terubuk (T. ilisha) dengan nilai koefisien masing-masing 1,00 (suhu) dan 0,976 (salinitas). Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa suhu dan salinitas merupakan faktor yang mempengaruhi kepadatan populasi ikan terubuk (T. ilisha) di Sungai Bilah

Full Text:

PDF

References


Machrizal, R., Khairul K, Nasution J, Dimenta,R. H., A. Harahap. 2019. Distribution and length-weight relationships of Hilsa shad Tenualosa ilisha in the Bilah River, Labuhanbatu Regency, North Sumatera Province, Indonesia. Aceh J. Anim. Sci. Volume 4(1): 42–49

Jihad, R.M.P., SS., Efizon D. 2014. Reproductive Biology of the Tenualosa ilisha in Labuhanbatu Regency, Sumatra Utara Province. Response. Volume 1(2): 1–10

Rahman, M.J., Wahab M.A., Amin S. M. N., Nahiduzzaman M., Romano N. 2018. Catch Trend and Stock Assessment of Hilsa Tenualosa ilisha Using Digital Image Measured Length-Frequency Data,” Mar. Coast. Fish., vol. 10(4): 386–401

Amin, SMN., Rahman MA, Haldar GC., Mazid M. A., Milton D. A. 2008. Catch Per Unit effort, exploitation level and production of hilsa shad in Bangladesh,” Asian Fish. Sci., Volume 21: 175–187

Mudin, A. M. and D. M. S.M. NURUL AMIN, M.A. RAHMAN, G.C. HALDAR. 2002. Population Dynamics and Stock Assessment of Hilsa Shad, Tenualosa ilisha in Bangladesh,” Asian Fish. Sci., vol. 15, pp. 123–128

Muchlizar, T. Dahril, and D. Efizon. 2017. Potensi dan sebaran ikan terubuk (,” Berk. Perikan. Terubuk, vol. 45, no. 3, pp. 112–131

Rahim,K. A. A., Tumiran M. H., S. Mohd, Y. Esa, A. Ahmad, and S. Awang. 2014. The Status of Tenualosa toli (Valenciennes , 1847) in the South- west Coast of Sarawak, Malaysia,” Kuroshio Sci., vol. 8, no. 1, pp. 39–44

Efizon, D., O. S. Djunaedi, Y. Dhahiyat, and B. Koswara. 2012. Kelimpahan populasi dan tingkat eksploitasi ikan terubuk (Tenualosa Macrura) di perairan Bengkalis, Riau,” Berk. Perikan. Terubuk, vol. 40, no. 1

Roomiani, L., Sotudeh A. M., Mofrad RH. 2014. Reproductive biology of Hilsa shad (Tenualosa ilisha) in coastal Waters of the Northwest of Persian Gulf,” Iran. J. Fish. Sci., vol. 13, no. 1, pp. 201–215

Flura F., Zaher M., Rahman BMS., Rahman MA., Alam MA., Pramanik MMH. 2015. Length-weight relationship and GSI of hilsa, Tenualosa ilisha (hamilton, 1822) fishes in Meghna river, Bangladesh. Int. J. Nat. Soc. Sci. Volume 2(2015): 82–88

Rosmaniar. 2008. Kepadatan dan Distribusi Kepiting Bakau (Scylla spp)Serta Hubungannya Dengan Faktor Fisik Kimia Di Perairan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang,” Universias Sumatera Utara

Khairul, K., Siregar Z. A., Machrizal R. 2019. Korelasi Faktor Fisika Kimia Perairan terhadap Densitas Belangkas di Pantai Timur Sumatera Utara,” CHEESA Chem. Eng. Res. Artic., Volume 2(1): 10

Moersid, A., Rukayah S., Nasution E. K. 2000. Studi Populasi Ikan Betutu (Oxyeleotris marmorata, Blkr) Dalam Upaya Pengendalian di Waduk Panglima Besar Soedirman, Banjarnegara. Prosiding Sem Nas. XI Pendidik. Biolofi FKIP UNS, pp. 483–492

Meynecke J.O., Richards R. G. 2014. A full life cycle and spatially explicit individual-based model for the giant mud crab (Scylla serrata): a case study from a marine protected area. ICES J. Mar. Sci., Volume 71(3): 484–498




DOI: https://doi.org/10.36987/jpbn.v5i2.1375

Refbacks

  • There are currently no refbacks.