IMPLEMENTASI TOPOLOGI TREE BERTINGKAT UNTUK EFISIENSI INFRASTRUKTUR DAN STABILITAS LAYANAN PADA JARINGAN HIBRIDA SERAT OPTIK
Abstract
Permasalahan utama pada distribusi internet skala mikro di wilayah pesisir adalah tingginya biaya investasi (CAPEX) infrastruktur serat optik dan instabilitas koneksi pada media nirkabel. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan solusi jaringan hibrida (PPPoE dan Hotspot) menggunakan arsitektur Active Optical Network (AON) dengan topologi Tree bertingkat (estafet) berbasis metode Single Interface. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental lapangan dengan merancang bangun jaringan serat optik yang mengintegrasikan layanan hibrida pada satu antarmuka fisik router tanpa segmentasi VLAN, serta menerapkan manajemen bandwidth Hierarchical Token Bucket (HTB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa topologi estafet mampu meningkatkan efisiensi penggunaan kabel hingga 50% dibandingkan topologi Star. Kualitas transmisi fisik tercatat sangat baik dengan redaman akhir sebesar -2.39 dBm dan loss rata-rata 0.23 dB/km. Dari sisi performa, manajemen HTB berhasil menjaga stabilitas latensi pada kisaran 17-38 ms untuk trafik game online meskipun jalur unduhan sedang padat, dengan efisiensi beban kerja CPU router yang hanya mencapai 4%. Sistem ini terbukti menjadi solusi infrastruktur yang hemat biaya namun tangguh untuk penyedia layanan internet lokal.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.



