Analisis Kinerja dan Efisiensi Infrastruktur Jaringan Active Optical Network (AON) Berbasis Distribusi Bertingkat pada Layanan Internet Skala Mikro
Abstract
Pertumbuhan permintaan akses internet berkecepatan tinggi di area residensial mendorong penyedia layanan skala mikro (RT/RW Net) untuk beralih ke infrastruktur serat optik. Namun, adopsi teknologi standar Gigabit Passive Optical Network (GPON) sering terkendala tingginya biaya investasi perangkat Optical Line Terminal (OLT). Selain itu, penerapan topologi terpusat pada jaringan Fiber To The Home (FTTH) konvensional sering kali menyebabkan inefisiensi penggunaan kabel. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja arsitektur Active Optical Network (AON) menggunakan perangkat Fiber Switch Board Gigabit dengan metode distribusi bertingkat (cascading) sebagai solusi efisiensi biaya. Tantangan akumulasi latensi pada topologi bertingkat diatasi melalui integrasi manajemen Quality of Service (QoS) berbasis algoritma Hierarchical Token Bucket (HTB). Metode penelitian mencakup perancangan arsitektur jaringan, validasi kualitas fisik menggunakan Optical Time Domain Reflectometer (OTDR) dan Optical Power Meter (OPM), serta analisis trafik logikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode distribusi bertingkat mampu menghemat penggunaan kabel serat optik secara signifikan. Kualitas tautan fisik terukur sangat baik dengan redaman kabel rata-rata 0.23 dB/km dan daya terima sinyal -22.39 dBm. Secara logikal, penerapan HTB terbukti efektif menjaga stabilitas latensi trafik game online di bawah 30ms pada beban puncak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi AON bertingkat dan manajemen trafik adaptif merupakan solusi infrastruktur yang efisien dan handal.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.



