Uji Daya Hasil Hibrida Cabai Besar (Capsicum annuum L.) di Dataran Rendah Karawang

Muhamad Hyar Djayadiningrat, Muhammad Syafi’i, Muhamad Syukur

Abstract


Red chili (Capisum annuum L.) is a horticultural commodity that has high economic value. Chili production in Indonesia is increasing, but it’s still unable to meet the needs of the Indonesian people, so it is necessary to assemble high-quality and high-yielding hybrid seeds. This study aims to identify the quantitative characters of 4 IPB hybrid chili lines with 6 commercial varieties as a comparison. This research was conducted in April-September 2022 at the Experimental Land PERURI in Teluk Jambe Timur District, Karawang Regency. The method used was an experimental method with a single factor randomized block design (RAK) with chili genotypes as the treatment. The treatment consisted of 4 expected lines namely F1.074005, F1.074003, F1.374005 and F1.374003 and 6 commercial control varieties namely CH3, Baja, Balebat, Elegance, Imperial 10 and Gada. Each genotype was repeated 3 times so that there were 30 experimental units and each experimental unit consisted of 10 plants. The data obtained will be analyzed at the 5% level F test with the Duncan Multiple Range Test (DMRT). Based on the experimental results, it was shown that there were treatments that had a significant effect on the yield component of fruit weight per plant, namely genotypes F1.374003 and F1.074003. The hopeful hybrid F1.374003 also gave the highest yield in the productivity yield component (4.67 tonnes/ha).


Full Text:

PDF

References


Agustina, S., Widodo, P., dan Hidayah, H.A. 2014. Analisis fenetik kultivar cabai besar Capsicum annuum L. dan cabai kecil Capsicum frutescens L. Scripta Biologica. 1(1): 113-123.

Alex, S. 2021. Usaha Tani Cabai Kiat Jitu Bertanam Cabai di Segala Musim. Pustaka Baru Press, Yogyakarta.

Arif, A.B., S. Sujiprihati., M. Syukur. 2012. Pendugaan Parameter Genetik Pada Beberapa Karakter Kuantitatif Pada Persilangan Antara Cabai Besar Dengan Cabai Keriting (Capsicum annuum L.). 40 (2) : 119-124.

Balai PengkajianTeknologi Pertanian Aceh. 2016. Petunjuk Teknis Cabai Merah. 28 September 2017.

BALITBANGTAN [Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian]. 2005. Produksi Cabai Merah. Balibangtan - Kementerian Pertanian, Lembang.

BALITBANGTAN [Badan Penelitian dan PengembanganPertanian]. 2014. Budidaya Sayuran di Lahan Pekarangan. Balibangtan - Kementerian Pertanian, Makassar.

Badan Pusat Statistika [BPS]. Distribusi Perdagangan Komoditas Cabai Merah di Indonesia 2022. Diakses:https://www.bps.go.id/publication/2022/10/24/distribusi-perdagangan-komoditas-cabai-merah-di-indonesia-2022.html

Badan Pusat Statistika [BPS]. Produksi Tanaman Sayuran 2021. Diakses:https://www.bps.go.id/indicator/55/61/2/produksi-tanaman-sayuran.html

Cahya, A. A., &Bangun, R. H. B. (2020). Karakteristik Petani dan Kelayakan Usahatani Cabai Besar (Capsicum annuum L.) dan Cabai Rawit (Capsiccum frutescens L.) di Sumatera Utara. Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi PertanianUnpad, 5(1) : 50-56.

Direktorat Jenderal Bina Produksi Hortikultura. 2003. Pola Tanam Utama Sayuran pada Daerah Sentra di Indonesia. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan dan Hortikultura. Jakarta.

Ekowahyuni, L.P. (2015). Uji Daya Hasil Cabai Hibrida Harapan (Capsicum annuum L.) di Kebun Percobaan Pusat Kajian Hortikultura Tropik (PKHT) IPB. Ciawi. Ilmu dan Budaya. 39 (47):5535-5558

Firdaus, Y. (2006). Evaluasi Pertumbuhan Dan Produksi Hibrida Cabai (C. Annum L.) Di Kebun Percobaan Tajur. Skripsi. Fakuktas Pertanian. IPB. Bogor.

Ganefianti, D.W., D. Suryati., Hasanudin. 2009. Analisis Stabilitas Hasil Enam Genotipe Cabai menggunakan Metode Additive Main Effect Multiplicative Interaction (AMMI). Akta Agrosia. 12 (2) : 147-154.

Kalloo. 1986. Vegetable Breeding Volume 1. CRC press. Boca Raton, Florida.

Marliah, A., Nasution, M., & Armi, A. 2011. Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Cabai Merah pada Media Tumbuh yang Berbeda. Jurnal Floratek, 6(1), 84-91.

Mastaufan, S. A. 2011. Uji Daya Hasil 13 Galur Cabai IPB pada Tiga Unit Lingkungan (Skripsi). Institut Pertanian Bogor.

Meilin A. 2014. Hama dan Penyakit pada Tanaman Cabai serta Pengendaliannya. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jambi: Jambi.

Nasir, M. 2001. Pengantar Pemuliaan Tanaman. Dirjen Dikti Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.

Nurfalach, R.D. 2010. BudidayaTanaman Cabai Merah (Capsicum annuum L.) Di UPTD perbibitan tanaman hortikultura Desa Pakopen Kecamatan Bandungan Kabupaten semarang. Skripsi. Fakultas pertanian. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Surakarta

Palupi, H., I. Yulianah., Respatijarti. Uji Ketahanan 14 Galur Cabai Besar (Capsicum annuum L.) terhadap Antraknosa (Colleto trichum spp) dan Layu Bakteri (Ralstonia solanacearum). Jurnal Produksi Tanaman. 3 (8) : 640-648.

Piay, S.S. 2010. Budidaya dan Pascapanen Cabai Merah (Capsicum annuum L.). BPTP Jawa Tengah, Jawa Tengah.

Prajnanta, F., 2004. Agribisnis Cabai Hibrida. Penebar Swadaya. Depok.

Prajnanta, F., 2011. Mengatasi Permasalahan Bertanam Cabai. Penebar Swadaya, Jakarta.

Rahim, A., &Adiwena, M. (2021). Ilmu Perlindungan Tanaman. Syiah Kuala University Press. Banda Aceh.

Ritonga, A. W., & Syukur, M. 2015. Uji daya Hasil Sepuluh Galur Cabai (Capsicum annuum L.) Bersari Bebas yang Potensial Sebagai Varietas Unggul. Buletin Agrohorti, 3(2), 154-159.

Ritonga, A.W., M.Syukur., S.Sujiprihati., D.P.Anggoro. 2016. Evaluasi Pertumbuhan dan Daya Hasil 9 CabaiHibrida. Jurnal Floratek.11 (2): 108-116.

Sahetapy, B., M. Riadh, U dan L. Naibu. 2019. Identifikasi Lalat Buah (Bactrocera spp.) Asal Tanaman Cabai (Capsicum annuum L.) dan Belimbing (Averrhoa carambola L.) di Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Agrikultura. 30(2): 63-74. ISSN 0853-2885.

Sepwanti, C., M. Rahmawati., E. Kesumawati. 2016. PengaruhVarietas dan Dosis Kompos yang diperkaya Trichoderma harzianum terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Merah (Capsicum annuum L.). Jurnal Kawista Agroteknologi. 1 (1) : 68-74.

Setiawan, A.B., S. Purwanti., Toekidjo. 2012. Pertumbuhan dan Hasil Benih Lima Varietas Cabai Merah (Capsicum annuum L.) di Dataran Menengah. Vegelatika. 1 (3) : 1-11.

Sianturi, C. Y., Syafi’i, M., & Syukur, M. (2023). Keragaan Karakter Kuantitatif Cabai Hibrida IPB di Dataran Rendah Karawang. JURNAL AGROPLASMA, 10(1), 46-56.

Siregar, I.Z., K. Nurul., N. Deni., W.M. Hendra., Azizah. 2013. Varietas Tanaman Unggul Institut Pertanian Bogor.Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Simbolon, L. M. 2017. Uji Daya Hasil Lanjutan Tomat (Solanum lycopersicum L.) Populasi F9. Skripsi. ITB. Jatinangor.

Sousa, J.A de., W.R. Maluf. 2003. Diallel analysis and astimation of genetic parameters of hot pepper (Capsicum chinense Jacq.).Sci. Agric. 60:105–113.

Sujiprihati, S., R.Yunianti, M. Syukur, Undang. 2007. Pendugaan nilai heterosis dan daya gabung beberapa komponen hasil pada persilangan dialel penuh enam genotype cabai (Capsicum annuum L.). Bul. Agron. 35:28-35.

Sukamto. 2005. Mengenali Virus Tanaman Cabai. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. Dapartemen Pertanian RI. Bogor.

Sumarrni, N., & Muharam, A. 2005. Budidaya Tanaman Cabai Merah. Balai Penelitian Tanaman Sayuran. Bandung.

Syukur, M., Sujiprihati, S., Yunianti, R., &Kusumah, D. A. (2010). Evaluasi daya hasil cabai hibrida dan daya adaptasinya di empat lokasi dalam dua tahun. Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy), 38(1) : 43-51.

Tim Penulis Agriflo. 2021. Biologi Cabai. Penebar Swadaya. Depok.

Ulifa, A.2006. Evaluasi 10 Hibrida Cabai (Capsium annuum L.) Di kebun Percobaan IPB Tajur. Skripsi. Departemen Budi Daya Pertanian. Fakultas Pertanian. IPB Bogor.




DOI: https://doi.org/10.36987/agroplasma.v10i2.4735

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


akun pro jepanghttps://disnakbun.rokanhulukab.go.id/togelsini/macaukece/buku mimpipaito hkjuaraslot

Jurnal Agroplasma

Program Studi Agroteknologi
Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Labuhanbatu
JL. SM. Raja No. 126-A Km. 3,5 Aek Tapa Telp./Fax. (0624) 21901 Rantauprapat Kab. Labuhanbatu Sumatera Utara Pos. 21415
Email : agroplasma@ulb.ac.id

Creative Commons License

All publications by Jurnal Agroplasma [p-ISSN: 2303-2944] [E-ISSN:2715-033X] is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.