Pengaruh Kombinasi Jenis Pupuk Terhadap Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merrill) Varietas Grobogan
Abstract
Soybeans (Glycine max L. Merrill) are nicknamed Gold from the soil, which contributes to the provision of nutritious food. Soybeans are the most important staple food crop after rice and corn. The increase in national soybean demand is not matched by an increase in national soybean production. Domestic soybean production is only able to meet around 65.61% of domestic consumption. Efforts to increase soybean production through intensification and extensification of technical efficiency in soybean cultivation, namely organic fertilization. This study aims to obtain the best combination dose of goat manure, formula 100+ biofertilizer and formula 100+ liquid organic fertilizer for the growth and yield of soybean plants. The study was conducted in the village of Telukjambe Timur, Puseurjaya, Karawang Regency. The method used is an Experiment with a single factor Randomized Block Design with 6 treatments and 6 replications, consisting of: P1 (0.15 l/ha liquid organic manure), P2 (0.15 l/ha liquid organic manure + 5 tons/ha goat manure), P3 (0.15 l/ha liquid organic manure + 20 l/ha biological manure), P4 (0.15 l/ha liquid organic manure + 20 l/ha biological manure + 5 tons/ha goat manure), P5 (5 tons/ha goat manure), P6 (20 l/ha biological manure + 5 tons/ha goat manure). so that there are 24 experimental units. The data obtained were analyzed by the F test at a level of 5% with further testing by the Duncan Multiple Range Test (DMRT). The results showed that there was a significant effect of the combination of fertilizer types, namely goat manure + biological manure + liquid organic manure (POC), on the growth and yield of Grobogan variety soybean plants. For parameters such as plant height, number of leaves, root length, total number of pods, number of filled pods, dry weight of 100 seeds, number of seeds per plant, and seed weight per plant, the best treatment was obtained with a combination of Liquid Organic Mature (0.15 l/ha) and Biofertilizer (20 l/ha) (treatment P3). This treatment provided the best vegetative and generative growth results.
Keywords: soybean, goat mature, liquid organic mature, biological mature
Full Text:
PDFReferences
Abdullah. (2021). Pengaruh Pupuk Hayati Majemuk dan Pupuk Fosfor Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedelai
Adhi, M. E. (2019). Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Kedelai (Glycine max) Terhadap Dosis Pupuk Fosfor Dan Varietas Yang Berbeda.
Aulia, Rizki, dan Eva Sartini Bayu. 2014. “Respon Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Varietas Kedelai Hitam (Glycine max L.) Berdasarkan Ukuran Biji Growth Respons and Production of Black Soybean Varieties (Glycine max. L) Based on Seed Size.” Jurnal Online Agroekoteknologi 2(4):1324
Arisanti, R. (2020). Respon Pertumbuhan Dan Hasil Kedelai (Glycine max (L.) Merril) Terhadap Pemberian Berbagai Dosis Kompos Azolla (Doctoral dissertation, UIN Sultan Syarif Kasim Riau). Badan Pusat Statistik. 2022. “Perkembangan Produksi, Luas Panen dan Produktivitas Kedelai Indonesia Tahun 2016-2021.”
Burhanuddin, B. (2021). Pertumuhan Dan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine Max L.) Pada Berbagai Kombinasi Dosis Pupuk Hijau (Crotalaria Juncea L.) Dan Pupuk Fosfor (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).
Deslinawati R. (2018). Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kailan (Brassica oleraceae L.) Akibat Kombinasi Konsentrasi Pupuk Organik Cair dan Dosis Hidrogel Pada Tanah Entisol.
Gultom. (2018). Pengaruh Pupuk Kandang Kotoran Kambing Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merril).
Hanafi I. (2021). Respon Pertumbuhan Dan Produksi Beberapa Varietas Tanaman Kedelai (Glycine max L.Merril) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Kulit Pisang
Hartatik, W., & Widowati, L. (2006). Karakteristik pupuk kandang kambing peranannya bagi pertanian berkelanjutan. Buletin Agro, 8(1), 15-22.
Hamzah, S. (2014). Pupuk Organik Cair dan Pupuk Kandang Ayam Berpengaruh Kepada Pertumbuhan dan Produksi Kedelai (Glycine max L). Agrium: Jurnal Ilmu Pertanian, 18(3).
Husnaeni, F., dan Setiawati, M. R. (2018). Azotobacter, Kandungan N, Dan Hasil Pakcoy Pada Sistem. Jurnal Biodjati.
Irawan, Adam. (2019, 23 Mei). Penyakit Bercak Kering Alternaria Pada Tanaman Kentang. Diakses pada 22 Juni 2025, dari https://agrokomplekskita.com/penyakit-bercak-kering-alternaria-pada-tanaman-kentang/.
Irwan, A.W. dan T. Nurmala. 2018. Pengaruh Pupuk Hayati dan Pengapuran terhadap Produktivitas Kedelai di Tanah Inceptisol Jatinangor. J Kultivasi. 17 (2) : 656-663.
Kusuma, C. A., Wicaksono, K. S., dan Prasanta, B. 2016. Perbaikan Sifat Fisik Dan Kimia Tanah Lempung. 3(2).
Khadijah,S. 2017. Respon Tanaman Kedelai (Glycine max L.) Pada Aplikasi Cendawan Mikoriza Arbuskular (CMA) Dan Pupuk Organik Cair (POC).
Latif, M. F., Elfarisna, E., dan Sudirman, S. (2018). Efektifitas Pengurangan Pupuk NPK dengan Pemberian Pupuk Hayati Provibio Terhadap Budidaya Tanaman Kedelai Edamame. Jurnal Agrosains dan Teknologi, 2(2), 105- 120.
Marwansyah Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine max L.) Terhadap Pemberian Pupuk Guano Dan Pupuk KCl
Musafa, M. K., Aini, L. Q., & Prasetya, B. 2015. Peran Mikoriza Arbuskula dan Bakteri Pseudomonas Fluorescens Dalam Meningkatkan Serapan P Dan.2(2).
Nur Azizah. 2013. “Pemanfaatan Residu Penggunaan Pupuk Organik dan Penambahan Pupuk Urea Terhadap Hasil Jagung pada Lahan Sawah Bekas Galian C.” Jurnal Ilmu Tanah Dan Agroklimatologi 10(1):37– 44.
Putri, A. (2019). Pengaruh Pupuk P Dan Varietas Terhadap Pertumbuhan, Produksi, Dan Mutu Benih Kedelai (Glycine max [L.] Merrill).
Putri, O, P. 2020. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Dan Anorganik Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kedelai Edamame (Glycine Max (L.)
Rahayu dan Nisa, (2022). Pertumbuhan dan Hasil Kacang Hijau (Vignaradiata, L.) Pada Beberapa Dosis Pupuk Organik dan Kerapatan Tanam.” Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture 33(2):89–95.
Ramdana Sari, 2015. Rhizobium: Pemanfaatannya Sebagai Bakteri Penambat N2. Saputra, E, A. 2019. Pertumbuhan Dan Produksi Kedelai (Glycine Max L.) Pada Perlakuan Legin Dan Tanah Dicemari Limbah Industri Karet alam.
Romadon, Affandi. 2022. Pengaruh Waktu Aplikasi Pestisida Botani Biji Sirsak (Annona Muricata) Terhadap Hama Perusak Daun dan Polong Serta Penyakit Karat pada Tanaman Kedelai (Glycine Max L.). Skripsi. Fakultas Pertanian, Universitas Islam Sumatera Utara. Medan.
Santoso, T,B. 2018. Pengaruh Peningkatan Dosis Pupuk Organik Dan Penggunaan Pupuk Hayati Dan Dua jenis Pupuk Organik terhadap produksi tanaman kedelai (Glycine Max L.).
Sarah, R. M. (2020, 22 Februari). Ulat Grayak Serangga Penyerang Tanaman Perkebunan. Diakses pada 22 Juli 2025, dari https://www.greeners.co/flora-fauna/ulat-grayak-serangga-penyerang-tanaman-perkebunan/.
Sembiring, Y. R. V., Nugroho, P. A., & Istianto, I. (2013). Kajian penggunaan mikroorganisme tanah untuk meningkatkan efisiensi pemupukan pada tanaman karet. Warta Perkaretan, 32(1), 7-15.
Setiawan et al. (2019). Dosis pupuk kandang kambing dalam meningkatkan produksi kedelai. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 15(1), 77-85.
Shofi, M, A. 2017. Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Kambing Terhadap Pertumbuhan Kedelai (Glycine Max (L.) Merr.) Pada Kadar Air Tanah Yang Berbeda
Sinuraya, B. A., dan Melati, M. (2019). Pengujian Berbagai Dosis Pupuk Kandang Kambing untuk Pertumbuhan dan Produksi Jagung Manis Organik (Zea mays var. Saccharata Sturt). Buletin Agrohorti, 7(1), 47-52
Situmorang, F. (2021). Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai (glycine max (l.) Merril) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair (poc) Tanaman Apu–Apu (pistia stratiotes l.) dan Berbagai Pembenah Tanah pada Media Tanah Ultisol (Doctoral dissertation, Universitas Medan Area).
Sofiah. (2018). Respons Pertumbuhan dan Produksi Kedelai (Glycine Max L. Merril) Terhadap Pemberian Fosfor dan Nitrogen Di Tanah Ultisol.
Stefia, E. M., & Saputro, T. B. (2017). Analisis Morfologi dan Struktur anatomi tanaman kedelai (Glycine max L.) pada Kondisi Tergenang. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 5-13
Sudarsono. (2013). Produksi Kedelai (Glycine max (L.) Merrill) Organik dengan Berbagai Dosis dan Cara Aplikasi Pupuk Kandang Kambing.
sugianto 2018. Keragaan dan Uji Daya Hasil Beberapa Genotip Tanaman Kedelai (Glycine max L merril) pada Lahan Sawah dengan Teknik Tanpa Olah Tanah
Susanto, G. W. A., dan Nugrahaeni, N. 2017. Pengenalan dan Karakteristik Varietas Unggul Kedelai. Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi. Jakarta
DOI: https://doi.org/10.36987/agroplasma.v13i1.8869
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Agroplasma
All publications by Jurnal Agroplasma [p-ISSN: 2303-2944] [E-ISSN:2715-033X] is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.










