Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair dan SP-36 Terhadap Pertumbuhan Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.)
Abstract
This study aims to determine the effect of liquid organic fertilizer (POC) from cow urine and SP-36 fertilizer on the growth and yield of red spinach (Amaranthus tricolor L.). The study used a completely randomized design (CRD) with POC concentration treatments (P0, P1, P2, P3, P4, P5) and SP-36 concentrations (S0, S1, S2, S3, S4, S5). The parameters observed included plant height, number of leaves, leaf width, and root length. The results showed that increasing the concentration of POC from cow urine and SP-36 fertilizer significantly increased all plant growth parameters. POC from cow urine gave better results on shoot growth, while SP-36 tended to be more effective in increasing root length. The highest concentrations (P5 and S5) provided optimal growth results, with plant heights reaching 54.46 cm (POC) and 54.40 cm (SP-36), and dry weight reaching 8.1 g/stem. The conclusion of this study is that both types of fertilizer can be used to increase red spinach productivity, and their combination has the potential to provide a synergistic effect.
Keywords: Red spinach, liquid organic fertilizer, cow urine, SP-36, plant growth
Full Text:
PDFReferences
Achmad, T. (2014). Teknik Penyemaian Benih dan Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Bayam Merah. Jurnal Agronomi, 18(2), 56–64.
Adisarwanto, T. (2008). Efisiensi dan Efektivitas Pupuk SP-36 dalam Budidaya Tanaman Hortikultura. Jakarta: AgroMedia.
Aisyah. (2014). Jenis-Jenis Bayam yang Dimanfaatkan di Asia Tenggara. Jurnal Agronomi Tropika, 12(3), 45–53.
Akhda, M. (2009). Pigmen Antosianin dalam Daun dan Manfaatnya sebagai Antioksidan. Jurnal Biokimia Tanaman, 14(1), 45–53.
Amandа, O. (2020). Pengaruh Pemberian Pupuk SP-36 terhadap Pertumbuhan Tanaman Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.). Jurnal Agrotek Indonesia, 8(2), 45–52.
Amandа, O. (2020). Pengaruh Pupuk SP-36 dan Pupuk Bio-Urin Sapi terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terong Hijau (Solanum melongena L.) Varietas Arya Hijau. Jurnal Agronomi, 22(1), 78–89.
Amilah, R. (2012). Pemilihan Media Tanam yang Tepat untuk Pertumbuhan Tanaman Hortikultura. Jurnal Ilmu Pertanian, 15(3), 78–85.
Aparinto, R. (2013). Struktur dan Morfologi Daun Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.). Jurnal Botani Tropika, 20(2), 67–75.
Ariami, R. (2018). Manfaat Daun dan Akar Bayam Merah sebagai Obat Tradisional. Jurnal Fitofarmaka, 10(2), 78–85.
Ariyanto, B. (2008). Reproduksi dan Polinasi pada Tanaman Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.). Jurnal Biologi Reproduksi, 10(2), 78–85.
Aryanti. (2022). Kandungan Nutrisi dalam Urin Sapi dan Pengaruhnya terhadap pH Tanah serta Pertumbuhan Tanaman. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 18(1), 33– 42.
Astuti, N. (2013). Pengaruh Pupuk Urin Sapi terhadap Pertumbuhan dan Kualitas Tanaman Bayam Merah. Jurnal Hortikultura, 15(1), 77–84.
Bachri, A. (2019). Kumbang Tanah (Tenebrionidae) dan Pengaruhnya terhadap Pertumbuhan Tanaman Bayam Merah. Jurnal Entomologi Pertanian, 7(2), 112– 121.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Produksi Bayam Merah di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2021–2023.
Bandini, D. (2001). Pengaruh Faktor Iklim terhadap Pertumbuhan Tanaman Sayuran. Jurnal Agroklimatologi, 19(2), 112–120.
CybeXT. (2022). Cara Menanam Bayam Merah Bisa Dipanen dalam 20–25 Hari. https://agri.kompas.com/read/2022/11/21/203747884
Daning, S. (2018). Pengaruh Pupuk Kandang dan Pupuk Urea pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bayam (Amaranthus hybridus). Jurnal Agroteknologi, 20(4), 55–63.
Damayanti, E., Syamsia, S., Rosanna, R., Hakim, I., & Mado, I. (2022). Potential for Use of Cow Urine Liquid Organic Fertilizer as Plant Nutrition in Drip Hydroponic Systems. Jurnal Pertanian Agros. https://e- journal.janabadra.ac.id/index.php/JA/article/view/4192
Direktorat Gizi Depkes RI. (2017). Kandungan Gizi dan Manfaat Bayam Merah. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Fadhilah, I. N., Suyadi, S., & Wijayanti, W. (2021). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Kulit Pisang terhadap Pertumbuhan Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.). Jurnal Ilmiah Agrosains, 23(1), 1–8. https://doi.org/10.23960/jiia.v23i1.1-8
Fahlevi, R. (2021). Proses Fermentasi dalam Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC). Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 18(2), 55–63.
Harjadi, S. S. (2018). Ilmu Dasar Agronomi. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Hartatik, T. (2016). Kebutuhan Air dan Iklim Ideal untuk Pertumbuhan Bayam Merah. Jurnal Agroindustri, 14(3), 98–107.
Hidayat, R. (2017). Kandungan Nutrisi dalam Pupuk Organik Cair (POC) dan Pengaruhnya terhadap Kesuburan Tanah. Jurnal Agroteknologi, 15(1), 78–85.
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Kandungan Gizi dan Manfaat Bayam Merah. Buletin Kesehatan Masyarakat, 5(4), 90–102.
Kurniawan, D., & Dewi, N. P. (2020). Respon Tanaman Bayam Merah terhadap Pemberian Pupuk SP-36 dengan Dosis Berbeda. Jurnal Ilmiah Agroteknologi, 12(3), 210–217. https://doi.org/10.31002/agroteknologi.v12i3.2020
Lingga, P., & Marsono, S. (2013). Petunjuk Penggunaan Pupuk. Jakarta: Penebar Swadaya.
Prasetyo, E., & Wulandari, N. (2020). Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.). Jurnal Agrosains dan Teknologi, 5(1), 11–18.
Rahmawati, A., Lestari, R., & Gunawan, D. (2021). Efektivitas Kombinasi Pupuk Organik dan SP-36 terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bayam Merah. Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 10(2), 67–76. https://doi.org/10.31289/jatropika.v10i2.2021
Rohani, S., & Sirajuddin, S. N. (2016). Model Pemanfaatan Urin Sapi sebagai Pupuk Organik Cair di Kecamatan Liburen, Kabupaten Bone. Jurnal Sains Pertanian, 14(2), 99–107.
St. Rohani, & Sirajuddin, S. N. (2016). Pengaruh Penggunaan Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan Tanaman Sayuran Daun di Lahan Terbatas. Jurnal Agrisistem, 12(1), 55–62.
Sutedjo, M. M. (2010). Pupuk dan Cara Pemupukan. Jakarta: Rineka Cipta.
Sulistiyani, H. (2018). Pengaruh Kombinasi Pupuk Organik Cair dan Pupuk Anorganik terhadap Pertumbuhan Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.). Jurnal Ilmu Pertanian Terapan, 9(2), 75–82.
Wahyuni, R., Pratiwi, D., & Utami, S. (2020). Pengaruh Kombinasi Pupuk Organik Cair dan Pupuk SP-36 terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bayam Merah. Jurnal Ilmiah Agro Lestari, 18(4), 189–198.
Widowati, T., Rahayu, N., & Hidayati, E. (2018). Respon Tanaman Bayam Merah terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair pada Konsentrasi yang Berbeda. Jurnal Agrohort, 6(1), 21–28.
DOI: https://doi.org/10.36987/agroplasma.v13i1.9323
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Agroplasma
All publications by Jurnal Agroplasma [p-ISSN: 2303-2944] [E-ISSN:2715-033X] is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.










