PERBANDINGAN TEKNIK KRIPTOGRAFI METODE SAPPHIRE II DAN RC4

Ronal Watrianthos

Abstract


Sapphire II diciptakan oleh Michael paul Johnson pada tahun 1994 yang merupakan
pengembangan dari sapphire stream cipher original. Pada dasarnya metode enkripsi ini mirip dengan
RC4 tetapi menggunakan plainteks dan cipherteks feedback, sehingga lebih mudah digunakan secara
aman. Perbedaan lain adalah operasinya yang lebih kompleks dan menggunakan indeks yang lebih
banyak yait lima buah indeks sedangkan RC4 hanya dua buah indeks. Dengan kompleksnya
operasinya dan saling berkaitan operasi sebelum dan sesudahnya (sehingga tidak memungkinkan
dieksekusi secara parallel) maka kecepatan enkripsi/dekripsi dari sapphire II tidak akan akan secepat
RC4 (kurang lebih hanya sepertiganya).
Kelebihan dari metode ini adalah dapat digunakan sebagi generator bilangan
pseudorandom(mestinya setiap metodeenkripsi dapat digunakan untuk hal ini), dapat juga digunakan
sebagai hash generation.panjang knci seperti juga pada RC4 dapat mencapai 256 byte (2048 bit).
Sapphire II dan RC4 merupakan stream cipher yang melakukan proses secara per byte dengan
panjang kunci maksimum 256 byte sehingga ukuran data input akan sama dengan ukuran data
output. Dalam hal Avalanche Effects algoritma Sapphire II secara umum beberapa persen di atas dari
algoritma ini lebih unggul sedikit dibandingkan dengan RC4.
Hasil uji coba secara umum didapat metode RC4 mempunyai waktu kumputasi yang cepat
yang disebabkan oleh algoritma RC4 lebih sederhana dibandingkan dengan Sapphire II.


Full Text:

PDF

References


[IEF05] http://www.ietf.org/rfc/rfc1321.text

[EFF05] http://www.eff.org/barlow, 2005

[RAH02] Raharjo, Agus, “CyberCrimeâ€, bandug,

Citra Aditya Bakti. 2002

[SCH98] Schneir, Bruce “Security Pitfalls in

Cryptographyâ€, Counterpane System, 1998

[WEI96] Wei Dai, “Crypto ++: a C++ Class

Library Of Cryptographic Primitives

Version 2.1, 1996




DOI: https://doi.org/10.36987/informatika.v3i2.213

Hasil gambar untuk committee on publication ethics logo

Jurnal ini mengikuti pedoman dari Committee on Publication Ethics (COPE)dalam menghadapi semua aspek etika publikasi dan, khususnya, bagaimana menangani kasus penelitian dan kesalahan publikasi. Pernyataan ini menjelaskan etika perilaku semua pihak yang terlibat dalam proses penerbitan artikel di jurnal ini, termasuk Penulis, Pemimpin Redaksi, Dewan Redaksi, Mitra Bebestari, dan Penerbit (Akademi Kepolisian Republik Indonesia). INFORMATIKA berkomitmen untuk mengikuti praktik terbaik tentang masalah etika, kesalahan, dan pencabutan. Pencegahan malpraktek publikasi merupakan salah satu tanggung jawab penting dewan redaksi. Segala jenis perilaku tidak etis tidak dapat diterima, dan jurnal tidak mentolerir plagiarisme dalam bentuk apa pun.

 

INFORMATIKA
Journal URL: https://jurnal.ulb.ac.id/index.php/informatika
Journal DOI: 10.36987/informatika
P-ISSN: 2303-2863
E-ISSN: 2615-1855

Alamat Redaksi :
Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Labuhanbatu
Gedung Fakultas Sains dan Teknologi,
Jalan Sisingamangaraja No.126 A KM 3.5 Aek Tapa, Bakaran Batu, Rantau Sel., Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara 21418