INHIBITING FACTORS IN THE ENFORCEMENT OF CRIMINAL LAW AGAINST ILLEGAL MINING: A CASE STUDY IN SOUTH SUMATRA
Abstract
Mineral and coal resources in Indonesia, particularly in South Sumatra Province, are non-renewable natural resources whose management is constitutionally mandated to be controlled by the state for the greatest benefit of the people. Despite this mandate, illegal mining activities remain widespread and pose serious challenges to criminal law enforcement. This study aims to analyze the inhibiting factors affecting the effectiveness of criminal law enforcement against illegal mining crimes within the jurisdiction of the South Sumatra Regional Police. This research employs a normative juridical method using statutory and conceptual approaches, supported by an analysis of law enforcement practices. The findings indicate that the primary obstacles to effective law enforcement stem from internal factors within law enforcement institutions, including limited personnel capacity, inadequate competence, corrupt practices, conflicts of interest, and insufficient facilities and infrastructure. These constraints are exacerbated by the high number of illegal mining cases, with at least 77 cases recorded over the past three years, which overwhelms the existing institutional capacity. The study concludes that strengthening institutional capacity, enhancing professionalism and integrity of law enforcement officers, improving inter-agency coordination, and providing adequate resources are essential to ensure effective, fair, and sustainable criminal law enforcement against illegal mining activities.
Keywords: inhibiting factors, criminal law enforcement, illegal miningFull Text:
PDFReferences
Books
Azizah, Nur. Metode Penelitian Kualitatif. Surabaya: Prenadamedia Group. 2019.
Regulations
Tim Tenaga Ahli DPRD Kota Salatiga. Rancangan Peraturan Daerah Kota Salatiga tentang Penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Perumahan. Salatiga. 2021.
Supreme Court of the Republic of Indonesia. Decision Number 207/Pdt/2013.
Journal
Angkasa, Angkasa, Rena Yulia, and Ogiandhafiz Juanda. “Urgensi Victim Precipitation Dipertimbangkan oleh Hakim dalam Penjatuhan Putusan Pemidanaan.” Jurnal Wawasan Yuridika 5, no. 1 (2021): 1–15. https://doi.org/10.25072/jwy.v5i1.431
Athallah, M. Ellif, P. N. R. Gunawan, Jatmiko Budi, and Rizki Husin. “Analisis Penegakan Hukum terhadap Pelanggaran Melawan Arus bagi Pengendara Roda Dua di Kota Bandar Lampung.” JERUMI: Journal of Education, Religion, Humanities and Multidisciplinary 2, no. 2 (2024): 1313–1326
Daeng, Yusuf, Darma Putri, Khevin Rahmat, et al. “Keterbatasan Aparat Penegak Hukum sebagai Hambatan dalam Penegakan Hukum di Indonesia.” MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur 2, no. 2 (2024): 671–676.
Darongke, Friskilia Junisa Bastiana, Dientje Rumimpunu, and Sarah D. L. Roeroe. “Efektivitas Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 dalam Pemberian Izin Usaha Pertambangan Mineral di Indonesia.” Lex Privatum (2022): 1–12. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/lexprivatum/article/view/41456
Gazali. “Analisis Implementasi Kebijakan Program Kampung Keluarga Berencana Kecamatan Pattalassang Kabupaten Gowa.” Jurnal Faksi: Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 9, no. 1 (2023): 30–47.
Ikwal, Febrian, and Murad M.S. “Perhitungan Sumberdaya Batubara dan Permodelan Pit 2 pada PT Andhika Yoga Pratama (AYP).” Jurnal Bina Tambang 4, no. 1 (2019): 297–306.
Iwansyah. “Dampak Ekonomi Penambangan Emas Tanpa Izin terhadap Masyarakat Desa Teluk Pandak Kecamatan Tanah Sepenggal Kabupaten Bungo.” DEMOS: Journal of Demography, Ethnography and Social Transformation 2, no. 2 (2022): 97–106. https://doi.org/10.30631/demos.v2i2.1277
Mahfuz, Abdul Latif. “Faktor yang Mempengaruhi Politik Hukum dalam Pembentukan Undang-Undang.” Jurnal Kepastian Hukum dan Keadilan 1, no. 1 (2019): 43–56. https://doi.org/10.32502/khdk.v1i1.2442
anik, Jeanne Darc Noviyanti. “Pengelolaan Pertambangan yang Berdampak Lingkungan di Indonesia.” Jurnal System 1, no. 1 (2018): 274–282. https://core.ac.uk/download/pdf/229876171.pdf
Marenra, Agum, Abdul Latif Mahfuz, Muhammad Yahya Selma, and Erli Salia. “Penegakan Hukum oleh Penyidik Kepolisian terhadap Pelaku Tindak Pidana Pembunuhan Berencana (Studi Putusan Nomor 174/Pid.B/2021/PN Plg).” Jurnal Rectum: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana 5, no. 1 (2023): 1305–1318. https://doi.org/10.46930/jurnalrectum.v5i1.3036
Satwika, Sarita Dana, and Anak Agung Ngurah Wirasila. “Penegakan Hukum terhadap Penambangan Rakyat Liar.” Kertha Wicara: Journal Ilmu Hukum 9, no. 12 (2020): 1–11.
Sudjana. “Penerapan Sistem Hukum Menurut Lawrence W. Friedman terhadap Efektivitas Perlindungan Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu.” Al-Amwal: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah 2, no. 1 (2019): 78–94.
Sutiawan, Ihwan, Sigid Suseno, and Maret Priyanta. “Proses Penyidikan Terpadu Tindak Pidana di Bidang Lingkungan Hidup.” Wawasan Yuridika 6, no. 1 (2022): 1–21. https://doi.org/10.25072/jwy.v6i1.537
DOI: https://doi.org/10.36987/jiad.v13i4.6857
Refbacks
- There are currently no refbacks.
<










