PERBANDINGAN PEMBUKTIAN ACTUS REUS DAN MENS REA PADA TINDAKAN PERCOBAAN PERANTARA DALAM TRANSAKSI NARKOTIKA GOLONGAN 1
Abstract
The increasingly rampant narcotics crimes in Indonesia pose a serious threat to public order and security. This study aims to analyze and compare the evidence of actus reus and mens rea in cases of attempted intermediary transactions of Class I narcotics based on Decision Number 572/Pid.Sus/2014/PN.Jkt.Utr and Decision Number 163/Pid.Sus/2015/PN.Mam. By using normative juridical research methods through case, comparative, statutory, and conceptual approaches, this study found fundamental differences in the judge's approach. In Decision 572/Pid.Sus/2014/PN.Jkt.Utr, the judge placed more emphasis on non-juridical considerations such as the social conditions and background of the defendant which resulted in an acquittal, even though when viewed from the elements of the attempt in Article 53 Paragraph (1) it had been fulfilled. In contrast, in Decision Number 163/Pid.Sus/2015/PN.Mam, the judge prioritized legal considerations based on evidence, while still considering the principle of the child's best interests, thus imposing a correctional measure. This research emphasizes the need for consistent standards of consideration to maintain legal certainty.
Keywords: Comparison; Evidence; Drug Intermediary Trial
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Buku
Diantha, I Made Pasek. Metodologi Penelitian Hukum Normatif dalam Justifikasi Teori Hukum. Cet. ke-2. Jakarta: Kencana, 2017.
Haryono. Teori dan Metode Penelitian Hukum Normatif. Malang: Bayumedia, 2005.
Koentjaraningrat. Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia, 2017.
Lamintang, P.A.F. Tindak Pidana Terhadap Nyawa dan Tubuh. Jakarta: Sinar Grafika, 2002.
Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana, 2005.
Moeljatno. Asas-Asas Hukum Pidana. Cet. ke-9. Jakarta: PT Rineka Cipta, 2015.
Muhaimin. Metode Penelitian Hukum. Mataram: Mataram University Press, 2020.
Noercholis, Yusuf Y., Syadiah H., dan Dewi E. Memotret Pertimbangan Putusan Hakim dari Berbagai Perspektif. Cet. ke-1. Jakarta: Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial Republik Indonesia, 2024.
Sinaga, H. Tindak Pidana dalam KUHP. Cet. ke-1. Kalimantan Selatan: Ruang Karya Bersama, 2023.
Teguh, Harry Purwanto, dan Heribertus R. Hukum Acara Pidana di Indonesia: Normatif, Teoritis, Praktik, dan Permasalahannya. Cet. ke-1. Yogyakarta: PT Pohon Cahaya Semesta, 2025.
Peraturan Perundang-Undangan
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 1, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6842).
Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 143, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5062).
Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara Nomor 572/Pid.Sus/2014/PN Jkt.Utr.
Putusan Pengadilan Negeri Mamuju Nomor 163/Pid.Sus/2015/PN Mam.
Jurnal
Ar, A. M., Wirda, A. S. Rusbandi, M. Zulhendra, S. Bahri, dan D. Fajri. "Peran Niat (Mens Rea) dalam Pertanggungjawaban Pidana di Indonesia." JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin 1, no. 3 (2024): 240–252. https://doi.org/10.71153/jimmi.v1i3.140.
Giovani, E., E. Sudarti, dan D. Rakhmawati. "Dasar Pertimbangan Hakim dalam Menjatuhkan Pidana Bersyarat kepada Anak Pelaku yang Menyebabkan Kematian." PAMPAS: Journal of Criminal Law 5, no. 2 (2024): 173–182. https://doi.org/10.22437/pampas.v5i2.33289.
Hasbullah. "Perintah Atasan atau Jabatan (Ambtelijk Bevel) sebagai Penyebab Korupsi di Lingkungan Birokrasi." Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni 1, no. 1 (2017): 84–94. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v1i1.338.
Muhamad, F., Kristiawanto, dan M. Ismed. "Pertanggungjawaban Pidana terhadap Perantara dalam Tindak Pidana Narkotika." Blantika: Multidisciplinary Journal 1, no. 3 (2023): 180–188. https://doi.org/10.57096/blantika.v1i3.35.
Prayuda, R., C. Suyastri, dan D. Akbar. "Kejahatan Transnasional Terorganisir di Wilayah Perbatasan: Studi Modus Operandi Penyelundupan Narkotika Riau dan Malaysia." Andalas Journal of International Studies 9, no. 1 (2020): 34–47. https://doi.org/10.25077/ajis.9.1.34-47.2020.
Rembang, B. F. "Percobaan Tindak Pidana Menurut Pasal 53 Ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana." Lex Privatum 9, no. 5 (2021): 162–169.
Rohman, R., M. Muliadi, F. Pratama, I. Saputra, A. Firmansyah, T. Marwan, dan I. Irfandi. "Sistem Pembuktian dalam Hukum Pidana Indonesia dan Tantangan dalam Proses Peradilan." JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin 1, no. 3 (2024): 279–292. https://doi.org/10.71153/jimmi.v1i3.146.
Utoyo, M., K. Afriani, dan R. Rusmini. "Sengaja dan Tidak Sengaja dalam Hukum Pidana Indonesia." Lex Librum: Jurnal Ilmu Hukum 6, no. 2 (2020): 75–85. https://doi.org/10.5281/zenodo.4291791
DOI: https://doi.org/10.36987/jiad.v14i2.8631
Refbacks
- There are currently no refbacks.
<










