REKONSTRUKSI FUNGSI PENGAWASAN SYAHBANDAR TERHADAP PRAKTIK SHIP-TO-SHIP TRANSFER (STS) ILEGAL DALAM PENGANGKUTAN BBM BERSUBSIDI: ANALISIS NORMATIF ATAS KESENJANGAN PENGATURAN HUKUM
Abstract
Illegal ship-to-ship transfer (STS) practices involving subsidized fuel oil constitute a significant legal challenge because they facilitate the unlawful diversion of subsidized energy distribution, potentially causing state financial losses and undermining national energy policies. Although Indonesian Shipping Law authorizes the Harbormaster (Syahbandar) to supervise maritime activities, the existing legal framework remains primarily focused on navigational safety and administrative compliance, leaving substantive cargo legality and offshore STS activities largely beyond its regulatory reach. This study aims to analyze the legal construction of the Harbormaster's supervisory authority over illegal STS practices involving subsidized fuel transportation and to formulate directions for strengthening the existing regulatory framework. The research employs a normative legal method using statutory and conceptual approaches by examining the Shipping Law, Government Regulation Number 31 of 2021, and other relevant legal instruments governing subsidized fuel distribution. The collected legal materials were analyzed qualitatively through systematic legal interpretation. The findings reveal that the Harbormaster's supervisory authority is limited to administrative verification of vessel documents and does not extend to verifying cargo legality or tracing vessel movement history. This normative limitation creates legal loopholes that enable illegally transferred subsidized fuel cargoes to enter the port system through formally valid documentation. This study proposes strengthening the legal construction of the Harbormaster's supervisory function by expanding the scope of supervision, integrating maritime and energy regulatory frameworks, reinforcing inter-agency coordination, and introducing substantive cargo verification mechanisms to prevent the misuse of subsidized fuel distribution.
Keywords: Harbormaster; ship-to-ship transfer; subsidized fuel; maritime supervision; legal constructionFull Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Buku
Ali, Zainuddin. Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Sinar Grafika, 2019.
Efendi, Jonaedi, dan Prasetijo Rijadi. Metode Penelitian Hukum Normatif dan Empiris. Jakarta: Kencana, 2022.
Muhaimin. Metode Penelitian Hukum. Mataram: Mataram University Press, 2020.
Peraturan Perundangan
Indonesia. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.
Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.
Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.
Indonesia. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Pelayaran.
Indonesia. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.
Indonesia. Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 58 Tahun 2013 tentang Penanggulangan Pencemaran di Perairan dan Pelabuhan.
Indonesia. Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 57 Tahun 2015 tentang Pemanduan dan Penundaan Kapal.
Jurnal
Darmawa, Indira Nindya Savira. “Analisis Yuridis terhadap Perlindungan Lingkungan Hidup dalam Kebijakan Investasi Pasca Berlakunya Omnibus Law.” Jurnal Ilmiah Advokasi 13, no. 2 (2025): 414–427. https://doi.org/10.36987/jiad.v13i2.6284.
Elvis, Junaidi, Erman Suparman, dan Idris. “Hukum Pengelolaan Sumber Daya Minyak dan Gas Bumi Menurut Pasal 33 Undang-Undang Dasar Tahun 1945.” IBLAM Law Review 3, no. 3 (2023): 14–29. https://doi.org/10.52249/ilr.v3i3.134.
Erfandi, Abshoril Fithry, dan Rusfandi. “Pengangkutan BBM Bersubsidi Ditinjau dari Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.” Jurnal Jendela Hukum 12, no. 2 (2025): 45–75. https://doi.org/10.24929/jjh.v12i2.4662.
Fakhrurrozi, dan B. L. Hentry Widodo. “Konsepsi Penegakan Hukum Bongkar Muat Barang Berbahaya BBM Solar di Perairan Pelabuhan tanpa Persetujuan Syahbandar.” Saintara: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Maritim 6, no. 1 (2022): 57–64. https://doi.org/10.52475/saintara.v6i1.147.
Irwan, Asep, Ferdhi Zulkarnaen, dan Faiz Ziyad Almuchlish. “Analisis Perencanaan Kegiatan Alih Muat Antar Kapal (Ship-to-Ship Transfer) Ditinjau dari Aspek Keselamatan Pelayaran.” Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS (2024): 114–120.
Iluh Yuliart, Restiana Panggabean, Habibah Lailatul Farida, dan Arifin Sutomo Gulo. “Analisis Kebijakan Dampak Penyesuaian Harga BBM Bersubsidi untuk Nelayan.” Studi Akuntansi, Keuangan, dan Manajemen (SAKMAN) 3, no. 1 (2023): 1–8. https://doi.org/10.35912/sakman.v3i1.1667.
Nadya Shahnaz. “Penegakan Hukum terhadap Penyalahgunaan Pengangkutan dan Niaga Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi.” Journal of Law and Nation 4, no. 1 (2025): 223–236.
Pakpahan, Zainal Abidin. “Eksistensi Hukum yang Berlandaskan Konstitusi di Indonesia.” Jurnal Ilmiah Advokasi 13, no. 3 (2025): 1228–1241. https://doi.org/10.36987/jiad.v13i3.8244.
Sahudiyono, Slamet Pamujianto, Arneta Fitri Kirana, dan Firmansyah. “Mekanisme Pengajuan Permohonan Bunker Bahan Bakar untuk Kapal di Pelabuhan Cilacap.” Majalah Ilmiah Bahari Jogja 23, no. 1 (2025): 49–61. https://doi.org/10.33489/mibj.v23i1.391.
Sulistiono, Dany. “Peran Hukum dalam Mengatasi Penyalahgunaan Distribusi BBM Bersubsidi.” Berajah Journal: Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Diri 4, no. 11 (2025): 1967–1976.
Tahir, Hasniah Jamilah Nur Awaliah, Muh. Natsir, dan Abd. Rahman Bebasa. “Implementasi Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) Minyak Tanah Bersubsidi di Kelurahan Manggala Kecamatan Manggala Kota Makassar.” Socio-Praxis Journal: Komunikasi, Publik, Bisnis, Fiskal, Perpustakaan dan Sains Informasi 1, no. 2 (2025): 129–133.
Wardiningsih, Harpiang, dan Eliyanti Agus Mokodompit. “Logistik Maritim dan Konektivitas Kawasan Kepulauan: Studi Kasus Kabupaten Muna.” Sigma: Journal of Economic and Business 8, no. 1 (2025): 11–16. https://doi.org/10.60009/cj9ws186
DOI: https://doi.org/10.36987/jiad.v14i2.8844
Refbacks
- There are currently no refbacks.
<










