PENYALAHGUNAAN PENGARUH PEJABAT DALAM PILKADA: PROBLEMATIKA PENEGAKAN HUKUM PEMILU
Abstract
This study aims to analyze the regulatory problems of electoral criminal offenses related to the abuse of official influence in regional elections and to formulate an ideal legal framework to achieve legal certainty. The research employed a normative juridical method using statutory, conceptual, and case approaches. Legal materials consisted of primary, secondary, and tertiary sources analyzed through normative-qualitative techniques, including legal interpretation, norm inventory, and regulatory synchronization analysis. The results indicate that regulations concerning the abuse of official influence remain fragmented across several legal instruments, causing overlapping norms, vague criminal elements, and unclear boundaries between administrative, ethical, and criminal violations. The novelty of this study lies in its integrative analysis of regulatory inconsistency and its formulation of a more operational legal construction through clearer legal subjects, measurable prohibited acts, evidentiary standards, and harmonized enforcement mechanisms. The study concludes that legal certainty in regional elections can only be achieved through integrated regulation and consistent law enforcement.
Keywords: Electoral Crime; Abuse of Official Authority; Legal Certainty
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Buku
Ali, Zainuddin. Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Sinar Grafika, 2019.
Efendi, dan Prasetijo Rijadi. Metode Penelitian Hukum Normatif dan Empiris. [Data penerbit tidak dicantumkan dalam sumber].
Muhaimin. Metode Penelitian Hukum. Mataram: Mataram University Press, 2020.
Rahardjo, Satjipto. Membedah Hukum Progresif. Jakarta: Kompas, 2008.
Jurnal
Bayanulloh, Ikhsan, Fahmi Fajar Mustopa, Sarip Sarip, dan Nur Rahman. “Pembuktian Tindak Pidana Politik Uang dalam Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2019.” Jurnal De Jure Muhammadiyah Cirebon 5, no. 1 (2021): 42–65. https://doi.org/10.32534/djmc.v5i1.3201.
Delmiati, Susi, dan Roy Suganda Putra Sinurat. “Penerapan Unsur Tindak Pidana Kepala Desa yang Menguntungkan Salah Satu Pasangan Calon pada Pemilihan Gubernur Sumatera Barat Tahun 2020 (Studi pada Satreskrim Polres Sawahlunto).” UNES Journal of Swara Justisia 6, no. 3 (2022): 250–258.
Hamzah, La Ode, Ali Rizky, dan Kamaruddin. “Tindak Pidana Pemilu di Indonesia.” Journal Publicuho 6, no. 4 (2024): 1643–1657. https://doi.org/10.35817/publicuho.v6i4.342.
Muhaemin, Siti Hasanah, dan Firzhal Arzhi Jiwantara. “Kajian Yuridis Mekanisme Penanganan Pelanggaran Netralitas Aparatur Sipil Negara dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Kota Bima Tahun 2019.” Iblam Law Review 3, no. 3 (2023): 512–535. https://doi.org/10.52249/ilr.v3i3.215.
N, Muh. Nur Iqbal, dan Jamaluddin Jamaluddin. “Tinjauan Yuridis Mutasi Aparatur Sipil Negara oleh Kepala Daerah Menjelang dan Pasca Pemilihan Umum.” Jurnal Al-Ahkam: Jurnal Hukum Pidana Islam 6, no. 1 (2024): 95–108. https://doi.org/10.47435/al-ahkam.v6i1.2444.
Novarizal, Safarin, Hotma P. Sibuea, dan Rahmat Saputra. “Kedudukan dan Kewenangan Bawaslu Kota Bekasi dalam Penanganan Pelanggaran Administrasi Dihubungkan dengan Penegakan Keadilan Pemilu.” Krtha Bhayangkara 18, no. 1 (2024): 107–130. https://doi.org/10.31599/krtha.v18i1.1630.
Pirmansyah, Redi, Junaidi Junaidi, dan Martindo Merta. “Penegakan Hukum Pidana Pemilu Pilkada Elektronik pada Pemilu Pilkada Serentak 2024.” Varia Hukum 5, no. 2 (2023): 141–152. https://doi.org/10.15575/vh.v5i2.28130.
Pratama, Adrian Irnanda, Arif Fadhlurrahman, Angga Arniya Putra, Tegar Gala Samudra, Willy Syain Islami, dan Yon Efri. “Pandangan Hukum Pidana terhadap Kasus Politik Uang dalam Pemilu Tahun 2024.” Puan Indonesia 5, no. 1 (2024): 266–278. https://doi.org/10.37296/jpi.v5i1.227.
Puansah, Irman. “Studi Literatur: Politik Uang dalam Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia.” Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 8, no. 2 (2024): 708–717. https://doi.org/10.31604/jim.v8i2.2024.
Rahmatunnisa, Mudiyati, Siti Witianti, dan Hendra Hendra. “Evaluasi Kinerja DKKP dalam Penanganan Kasus Pemilukada Serentak Jawa Barat Tahun 2015.” JWP (Jurnal Wacana Politik) 2, no. 2 (2017). https://doi.org/10.24198/jwp.v2i2.14419.
Rajab, Achmadudin. “Kewenangan Komisi Pemilihan Umum dalam Mengaktifkan Kembali Anggota Komisi Pemilihan Umum.” Jurnal USM Law Review 4, no. 1 (2021): 343–361. https://doi.org/10.26623/julr.v4i1.2702.
Ramdani, Dedi. “Analisis Peranan BAWASLU dalam Penegakan Hukum Pemilu Serentak 2024.” Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat 3, no. 1 (2023): 167–174. https://doi.org/10.51178/jpspr.v3i1.1244.
Razak, Askari. “Mewujudkan Pemilu Adil dan Bermartabat: Suatu Tinjauan Sistem Hukum Lawrence M. Friedman.” Fundamental: Jurnal Ilmiah Hukum 12, no. 2 (2023): 471–488. https://doi.org/10.34304/jf.v12i2.185.
Sarjito, Aris. “Politisasi Kepolisian dalam Konteks Pemilihan Umum.” JIANA (Jurnal Ilmu Administrasi Negara) 21, no. 2 (2023): 141–153. https://doi.org/10.46730/jiana.v21i2.8126.
Sholihin, Misbakhus, dan Iskandar Wibawa. “Problematika Substansi Hukum dalam Penegakan Hukum Pemilu.” Legalite: Jurnal Perundang-Undangan dan Hukum Pidana Islam 8, no. 2 (2023): 91–105. https://doi.org/10.32505/legalite.v8i2.6890.
Sukmariningsih, Retno Mawarini. “Pengaruh Politik Dinasti dalam Pemilihan Kepala Daerah terhadap Keberlangsungan Demokrasi di Indonesia.” Jurnal Suara Pengabdian 45, no. 2 (2023): 53–69.
Sumirat, Iin Ratna, dan Arif Rahman. “Mekanisme Tindak Pidana Pemilihan Umum dalam Perspektif Negara Hukum.” Al Ahkam 16, no. 1 (2020): 1–10.
Tresnani, Vivi Frita, dan Muhammad Dhafa Krisna Adhitya. “Optimalisasi Keterlibatan Pemuda sebagai Generasi Perubahan dalam Sistem Demokrasi melalui Pemilihan Umum 2024.” Yustisia Merdeka: Jurnal Ilmiah Hukum 9, no. 2 (2023): 44–54. https://doi.org/10.33319/yume.v9i2.238.
DOI: https://doi.org/10.36987/jiad.v14i3.9198
Refbacks
- There are currently no refbacks.
<










