KOLABORASI DAN INOVASI: STRATEGI MENUJU EKOSISTEM INDUSTRI HALAL YANG BERDAYA SAING GLOBAL
Abstract
Ekosistem industri halal Indonesia menghadapi tantangan kompleks yang menghambat daya saing global, terutama pada level Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Artikel ini membahas hasil pengabdian masyarakat yang berfokus pada identifikasi masalah mendasar meliputi keterbatasan modal, tingginya biaya produksi, kesulitan pengembangan usaha, beban utang, rendahnya inovasi dan literasi, lambatnya adopsi digital, serta kompleksitas regulasi sertifikasi halal dan menawarkan solusi strategis berbasis kolaborasi multidisiplin. Melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan, diterapkan solusi integratif berupa pengelolaan keuangan yang sehat, adopsi teknologi dan Go Digital, peningkatan kreativitas dalam promosi, serta diversifikasi layanan yang didukung pelatihan berkelanjutan. Hasil evaluasi menunjukkan 90% peserta mampu menerapkan ilmu, mengindikasikan efektivitas pendekatan kolaboratif-inovatif. Disimpulkan bahwa sinergi antara akademisi, pemerintah, pelaku usaha, dan mitra internasional merupakan kunci untuk membangun fondasi industri halal yang tangguh dan berkelanjutan.
Kata Kunci: Ekosistem Industri Halal, Kolaborasi, Inovasi, UMKM, Sertifikasi Halal, Digitalisasi, Literasi Keuangan, Daya Saing Global.
Full Text:
PDFReferences
Aisyah, S., & Hidayat, R. (2023). Pengaruh Digital Marketing Terhadap Peningkatan Volume Penjualan UMKM di Era Society 5.0. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(1), 45–56.
Al-Qardawi, Y., & Arifin, S. (2022). Sertifikasi Halal sebagai Strategi Peningkatan Daya Saing Produk UMKM di Pasar Global. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Syariah, 8(2), 112–125.
Amin, M., & Fauzi, A. (2021). Analisis Faktor Penghambat Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Sektor Industri Halal. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan, 13(2), 88–102.
Dewi, R., & Kurniawan, B. (2023). Literasi Keuangan Syariah dan Pengelolaan Modal Kerja pada UMKM Halal. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Syariah, 5(1), 77–92.
Fadilah, N., & Sari, P. (2022). Peran Teknologi Informasi dalam Efisiensi Operasional dan Pemasaran UMKM Makanan Halal. Jurnal Sains Manajemen Dan Bisnis Indonesia, 12(3), 210–225.
Halim, A., & Bashir, M. (2021). Standardisasi Halal: Tantangan dan Peluang bagi UMKM dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 4(2), 155–170.
Handayani, T., & Pratama, I. (2023). Strategi Kreativitas Inovasi Produk dalam Meningkatkan Nilai Jual UMKM Kerajinan Halal. Jurnal Creativity and Innovation Management, 7(1), 33–48.
Maulana, H., & Susanto, D. (2021). Analisis Permasalahan Utang dan Solusi Pembiayaan Syariah Bagi UMKM. Jurnal Ekonomi Islam Indonesia, 3(2), 67–84.
Nurhayati, S., & Alamsyah, A. (2023). Model Kolaborasi Triple Helix dalam Pengembangan Ekosistem Industri Halal Berkelanjutan. Jurnal Administrasi Bisnis Terapan, 6(1), 45–62.
Rahayu, R., & Setiawan, D. (2022). Diversifikasi Produk dan Layanan sebagai Strategi Bertahan UMKM Halal di Masa Krisis. Jurnal Strategi Bisnis Dan Inovasi, 9(3), 178–195.
Siregar, M., & Harahap, I. (2021). Pengaruh Regulasi Pemerintah terhadap Percepatan Sertifikasi Halal pada Pelaku UMKM. Jurnal Kebijakan Publik, 14(1), 23–38.
Syaltout, M., & Ali, M. (2023). Comparative Study of Halal Certification Standards: Indonesia, Malaysia, and GCC Countries. Jurnal Studi Halal Internasional, 2(1), 1–18.
Wahyuni, D., & Firdaus, M. (2022). Pendampingan Berkelanjutan: Kunci Keberhasilan Pemberdayaan UMKM Halal Berbasis Komunitas. Jurnal Pengabdian Masyarakatarkat Ilmiah, 5(2), 89–104.
DOI: https://doi.org/10.36987/ikabinaenpabolo.v6i1.8475
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.