TRANSFORMASI PENGATURAN TINDAK PIDANA PERZINAAN DALAM PERSPEKTIF PEMBARUAN HUKUM PIDANA INDONESIA
Abstract
This article examines the implications of the revised Indonesian Criminal Code (Law No. 1/2023) on privacy rights and legal certainty. Using normative legal research and doctrinal analysis of statutory texts, regional regulations, and relevant court decisions, the study finds that recasting zina as a complaint-based offense and retaining vague statutory language narrows the scope of criminalization while simultaneously increasing the risk of privacy intrusions and legal uncertainty. Divergences between national provisions and customary norms across several regions further create opportunities for inconsistent interpretation and discriminatory application. These findings directly address the study objective by showing how both substantive and procedural changes affect the two focal dimensions. The study underscores the need for harmonization of legal norms and stronger safeguards for individual rights.
Keywords: Adultery; Customary Law; National Law; Criminal Law Reform
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Buku
Atmasasmita, Romli. Asas-Asas Perbandingan Hukum. Bandung: Mandar Maju, 2000
Bahiej, Ahmad. Sejarah Pembentukan KUHP, Sistematika KUHP, Dan Usaha Pembaharuan Hukum Pidana Indonesia. Hand out Mata Kuliah Hukum Pidana. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2004
Mahmud Marzuki, Peter. “Penelitian Hukum.” Jakarta: Kencana Prenada Media 55 (2005)
Surya, Bahaluddin, and Johanna G. S. D. Poerba. Modul KUHP 2023: Tindak Pidana Perzinaan. Jakarta: Institute for Criminal Justice, 2024
Ending Wahyati Yustina, Yohanes Budisarwo, Hukum Jaminan Kesehatan, Semarang: Penerbit Universitas Katholik Soegijapranata, 2019.
Muhammad Bakri, Hak Menguasai Tanah Oleh Negara Paradigma Baru Untuk Reformasi Agraria, Yogyakarta: Citra Media, 2007
Salim HS, Pengantar Hukum Sumber Daya Alam, Jakarta: Rajawali Pers, 2018.
Soedaryo Soemin, Status Hak dan Pengadaan Tanah, Jakarta: Sinar Grafika, 1993.
Supriadi, Hukum Agraria, Jakarta: Sinar Grafika, 2007.
Surya, Bahaluddin, and Johanna G. S. D. Poerba. Modul KUHP 2023: Tindak Pidana Perzinaan. Jakarta: Institute for Criminal Justice, 2024
Peraturan Perundangan
Mahkamah Konstitusi. “Dua Pihak Berbeda Pandangan Soal Pasal Zina Dalam KUHP.” mkri.id, 2016. https://www.mkri.id/index.php?page=web.Berita&id=13301
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan
Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor 367/Pdt.G/2025/PN Mdn
Jurnal
Ahmadi, Baharudin. "Penerapan Pidana Mati Warga Negara Asing: Antara Kepastian Hukum, Kepentingan Diplomatik dan Hak Asasi Manusia." Jurnal Ilmiah Advokasi 13.2 (2025): 312-324.
Akmal, Ahmad Wildan Rofrofil, and Rani Nur Azizah. “Rekonstruksi Tindak Pidana Zina Berbasis Maslahah Dalam KUHP Indonesia Perspektif Teori Keadilan John Rawls.” SUPREMASI: Jurnal Hukum 7, no. 2 (2025): 194–21
Ardiansyah, Alfidh, Ari Hardiansyah, Catur Intan Nuriah Nurbani Yazid, Deni Baskara, and Deden Najmudin. “Tindak Pidana Zina Perspektif Qonun Jinayah Aceh.” Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial 1, no. 5 (2023): 493–97. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.10433354
Daffa Ladro Kusworo, and Maghfira Nur Khaliza Fauzi. “Living Law Dalam KUHP: Suatu Gagasan Menginventarisasi Kompilasi Hukum Adat.” Jurist-Diction 7, no. 3 (July 30, 2024): 439–56. https://doi.org/10.20473/jd.v7i3.56266
Gangga Sitha Dewi, Desak Ayu. “Kontroversi Perzinahan Di Mata Agama Dan Hukum Yang Berlaku Di Indonesia Dengan Fakta Lapangan.” Jurnal Supremasi 10, no. 1 (March 31, 2020): 47–54. https://doi.org/10.35457/supremasi.v10i1.862
Hadziq, Sahran. “Pengaturan Tindak Pidana Zina Dalam KUHP Dikaji Dari Perspektif Living Law.” Jurnal Lex Renaissance 4, no. 1 (January 1, 2019): 25–45. https://doi.org/10.20885/JLR.vol4.iss1.art2.
Laia, Sri Wahyuni. “Peranan Hukum Adat Nias Dalam Menyelesaikan Kasus Perzinahan (Studi Di Desa Hiliorudua Kecamatan Aramo Kabupaten Nias Selatan).” Jurnal Education And Development 7, no. 4 (2019): 294–301. https://doi.org/https://doi.org/10.37081/ed.v7i4.1419
Ndruru, Sadarman. “Penyelesaian Kasus Perzinahan Secara Hukum Adat Nias Di Desa Olanori.” Jurnal Panah Hukum 2, no. 1 (2023): 124–37
Nugraha, Roby Satya, Edi Rohaedi, Nandang Kusnadi, and Abid Abid. “The Transformation of Indonesia’s Criminal Law System: Comprehensive Comparison between the Old and New Penal Codes.” Reformasi Hukum 29, no. 1 (April 27, 2025): 1–21. https://doi.org/10.46257/jrh.v29i1.1169.
Oktaviani, Ika Oktaviani, and Agusmidah Agusmidah. “Pembaharuan Hukum Dan Rasa Keadilan Masyarakat Yang Religius: Pengaturan Tindak Pidana Zina Dalam Kuhp Terbaru.” Law Jurnal 3, no. 2 (2023): 183–93.
Romli, Hawina, and Rahayu Subekti. “Tindak Pidana Perzinahan Di Indonesia Dari Perspektif Sosiologi Hukum.” AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam Dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) 5, no. 01 (August 26, 2024): 508–22. https://doi.org/10.37680/almikraj.v5i01.5892.
S, Zulkarnain. “Tinjauan Terhadap Pelaksanaan Sanksi Pidana Adat Bagi Pelaku Zina.” JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) 9, no. 2 (June 30, 2023): 774–86. https://doi.org/10.29210/020231902
Sembiring, Rya Elita Br, Edo Maranata Tambunan, Herman Fasiona Hutabarat, and Muhammad Afandi. “Analisis Tindak Pidana Perzinaan Dalam Pembaharuan Hukum Pidana Dan Qanun Jinayat Di Aceh.” IBLAM LAW REVIEW 4, no. 2 (May 31, 2024): 62–68. https://doi.org/10.52249/ilr.v4i2.408
Silviana, Arina. “Kendala Dalam Penegakan Hukum Bagi Pelaku Pidana Perzinahan.” Tolis Ilmiah: Jurnal Penelitian 1, no. 2 (2019): 121–23. https://doi.org/https://doi.org/10.56630/jti.v1i2.20
Sulistiawan, Luthfie. “The Existence of Living Law at The New Kuhp in The Criminal Justice System.” International Journal of Business, Economics and Law 29, no. 1 (2023)
Suparlan, Elon. “Pelaksanaan Sanksi Adat Bagi Pelaku Zina Di Kecamatan Seluma Utara Kabupaten Seluma Perspektif Hukum Islam.” Qiyas: Jurnal Hukum Islam Dan Peradilan 3, no. 2 (2018): 166–78.
ahyuningsih, Nunung Dian. “Perbandingan Hukum Perzinahan Dalam UU No. 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Dengan Hukum Islam.” Journal of Law, Society, and Islamic Civilization 11, no. 2 (2023): 97–108. https://doi.org/https://doi.org/10.20961/jolsic.v11i2.76466.
Widayati, Lidya Suryani. “Revisi Pasal Perzinaan Dalam Rancangan Kuhp: Studi Masalah Perzinaan Di Kota Padang Dan Jakarta.” Jurnal Hukum Ius Quia Iustum 16, no. 3 (2009): 311–36. https://doi.org/10.20885/iustum.vol16.iss3.art2
Yuda Krisna, I Wayan, Ni Nyoman Dewi Pascarani, and I Ketut Winaya. “Partisipasi Perempuan Dalam Proses Pembuatan Pararem Di Desa Pakraman Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar.” Citizen Charter 1, no. 2 (2015): 1–6
Website
https://www.lekatnews.com/2020/02/belum-tuntas-pelunasan-ganti-rugi-lahan.html accessed on 10 November 2020
DOI: https://doi.org/10.36987/jiad.v14i1.8187
Refbacks
- There are currently no refbacks.
<










