PEMELIHARAAN BENIH IKAN NILA GIFT (Oreochromis niloticus) DENGAN SISTEM RESIRKULASI AIR PADA SALINITAS BERBEDA

Helentina Mariance Manullang

Abstract


Ikan nila merupakan jenis yang mampu hidup pada interval kondisi salinitas yang luas (euryhaline). Selain itu apabila dipelihara pada salinitas yang lebih tinggi makan pertumbuhan ikan akan lebih cepat. Salah satu jenis ikan nila yang paling populer dibudidayakan adalah GIFT. Pertumbuhan yang cepat pada pemeliharaan ikan nila tentunya bisa menghemat biaya pakan, karena biaya pakan cukup besar dalam usaha pembesaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan dan kelulusan hidup ikan nila GIFT dengan metode resirkulasi air dengan media salinitas yang berbeda. Penelitian ini dilakukan di dalam laboratorium , sehingga kondisi lingkungan bisa terkontrol. Hasil penelitian menunjukan pertumbuhan paling tertinggi pada peralaukan salinitas 15 ppt,  dengan panjang rata-rata 6,57 cm. Kelulushidupan tertinggi pada perlakuan A1 (karena merupakan perlakuan control) yakni sebesar 96,67%. Berdasarkan hasil uji ANOVA terhadap perlakuan yang diujicobakan menunjukan hasil yang berbeda sangat nyata (higly significant).

Full Text:

PDF

References


Aliyas, Ndobe, S., & Ya'la, Z. R. (2016). Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Yang Dipelihara Pada Media Bersalinitas. Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako, 5(1), 19-27.

DJunaedi, A., Hartati, R., Pribadi, R., Redjeki, S., Astuti, R. W., & Septiarani, B. (2016). Pertumbuhan ikan Nila Larasati (Oreochromis niloticus) di Tambak dengan Pemberian Ransum Pakan dan Padat Penebaran yang Berbeda. Jurnal Kelautan Tropis, 19(2), 131-142.

Effendi, M. I. (1997). Biologi Perikanan. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusantara.

Fuchan, A. (2004). Pengantar penelitian dalam pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hidayat, D., Sasanti, A. D., & Yulisman. (2013). Kelangsungan hidup, pertumbuhan danefesiensi pakan ikan gabus (Channa striata) yang diberi pakan berbahan baku tepung keong mas (Pomacea sp). Jurnal akuakultur rawa indonesia, 1(2), 161–172.

Ihsanudin, I., Rejeki, S., & Yuniarti, T. (2014). Pengaruh Pemberian Rekombinasi Hormon Pertumbuhan (rGH) Melalui Metode Oral Dengan Interval Waktu Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Kelulushidupan Benih Ikan Nila Larasati (Oreochromis niloticus). Journal of Aquaculture Management and Technology, 3(2), 94-102.

Khairul. (2017). Frekuensi Pemberian Pakan Hidup (Life Feed) Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Kelulusan Hidup benih kakap Putih (Lates Calcalifer Bloch). Jurnal Pembelajaran dan Biologi Nukleus, 5(2), 11-16.

Mulqan, M., El Rahimi, S. A., & Damayanti, I. (2017). Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Nila Gesit (Oreochromis niloticus) Pada Sistem Akuaponik Dengan Jenis Tanaman Yang Berbeda. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah, 2(1), 183-193.

Simanjuntak, A. H., Rusliadi, R., & Pamungkas, N. A. (2018). Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Nila Merah (Oreochromis sp) Yang Dipelihara Pada Salinitas Berbeda Dengan Teknologi Bioflok. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, 5, 1-13.

Yulan, A., Androsana, I. A., & Gemaputri, A. A. (2013). Tingkat Kelulusan Hidup Benih Ikan NIla GIFT (Oreochromis niloticus) Pada Salinitas Yang Berbeda. Jurnal Perikanan, XV(2), 78-82.




DOI: https://doi.org/10.36987/jes.v7i1.1659

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Helentina Mariance Manullang

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Lisensi Creative Commons
Jurnal Eduscience (JES) by LPPM Universitas Labuhanbatu is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY - NC - SA 4.0)