Pengaruh Uang Elektronik dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) terhadap Jumlah Uang Beredar di Indonesia

Aldi Ritonga

Abstract


As the central bank of the Republic of Indonesia, Bank Indonesia has three main functions. formulating and implementing monetary policy, regulating and maintaining a smooth payment system, including cash and non-cash payments, and stabilizing the financial system. In order to achieve these goals, Bank Indonesia may use Shariah currency instruments, especially Islamic government securities, and is entitled to provide efficient payment instruments such as e-money cashless payment instruments and its development. could affect the money supply. The purpose of this study was to determine the impact of electronic money and Islamic government securities on the Indonesian money supply. The data used in this analysis are in time series format of 84 observations covering monthly e-money, Islamic government securities and money supply data from Bank Indonesia publications from January 2015 to December 2021. is the secondary data of Using the EViews 10 program, this research method uses the limited analysis method VAR (Vector Autoregression)/VECM (Vector Error Correction Model). The results of this study indicate that e-money variables do not significantly affect the money supply in the short term. E-money, on the other hand, has a positive impact on the money supply in the long run. Short-term variables in Islamic government securities do not significantly affect the money supply. Islamic government securities, on the other hand, have long-term negative effects on the money supply. 

Keywords


Electronic Money, Government Islamic Securities and Money Supply.

Full Text:

PDF

References


Bank Indonesia. (2020). Edukasi: Apa Itu Uang Elektronik. Retrieved from Bank Indonesia Website: https://www.bi.go.id

Bank Indonesia. (2022). Profil Bank Indonesia. Retrieved from Bank Indonesia Web Site: https://www.bi.go.id

Basuki, A. T., & Prawoto, N. (2016). Analisis Regresi dalam Penelitian Ekonomi & Bisnis. Depok: Rajawali Pers.

Capah, N. F. (2021). Pengaruh Inflasi, Tingkat Suku Bunga dan E-Money Terhadap Jumlah Uang Beredar di Indonesia Periode 2013-2019. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan.

Faniyah, I. (2018). Kepastian Hukum Sukuk Negara Sebagai Instrumen Investasi di Indonesia. Yogyakarta: Deepublish.

Firdaus, M. (2018). Aplikasi Ekonometrika untuk Data Panel dan time Series. Bogor: IPB Press.

Firmansyah, & Dacholfany, M. (2018). Uang Elektronik dalam Perspektif Islam. Lampung: CV IQRO.

Gio, P. U. (2022). Vector Auto-Regression (VAR) & Vector Error Correction Model (VECM) dengan Software EViews. Medan.

Hidayati, S., Nuryanti, I., Firmansyah, A., Fadly, A., & Darmawan, I. Y. (2006). Operasional E-Money. Jakarta: Bank Indonesia.

Ibrahim, A., Amelia, E., Akbar, N., Kholis, N., Utami, S. A., & Nofrianto. (2021). Pengantar Ekonomi Islam. Jakarta: Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah - Bank Indonesia.

Igamo, A., & Falianty, T. (2018). The Impact of Electronic Money on the Efficiency of The Payment System and The Substitution of Cash in Indonesia. Sriwijaya International Journal of Dynamic Economics and Business .

Istanto, L., & Fauzie, S. (2014). Analisis Dampak Pembayaran Non Tunai Terhadap Jumlah Uang Beredar di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Keuangan .

Kurniawan, A. W., & Puspitaningtyas, Z. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Pandiva Buku.

Luwihadi, N., & Arka, S. (2017). Determinan Jumlah Uang Beredar Dan Tingkat Inflasi Di Indonesia Periode 1984-2014. Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana .

Majelis Ulama Indonesia. 2017. Fatwa Dewan syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 116/DSN-MUI/IX/2017 Tentang Uang Elektronik Syariah.

Nainggolan, L. E., Purba, B., Hasan, N. M., Basmar, E., Damanik, N., & Sudarmanto, E.

(2021). Ekonomi Moneter. Medan: Yayasan Kita Menulis.

Natsir, M. (2012). Ekonomi Moneter Teori & Kebijakan. Semarang: Polines Semarang. Peraturan Bank Indonesia Nomor 17/8/PBI/2015 Tentang Pengaturan dan Pengawasan Moneter.

Peraturan Bank Indonesia Nomor 22/ 14/ PBI/ 2020 Tentang Operasi Moneter.

Puswanti, T., & Nasrullah, M. (2020). Pengaruh Instrumen Moneter Syariah dan Alat Pembayaran Non Tunai terhadap Money Supply di Indonesia. FINANSIA: Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah 3 (1), 1-18, 16.

Qin, R. (2017). The Impact of Money Supply and Electronic Money : Empirical Evidence from Central Bank in China. Digital Commons Buffalo State.

Ramadhan, F. A. (2021). Analisis Dampak Instrumen Pembayaran Non-Tunai (EMoney) dan Variabel Makro Terhadap Jumlah Uang Beredar Di Indonesia Pada Tahun 2011-2018. Universitas Islam Indonesia.

Republik Indonesia. 2008. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 Tentang Surat Berharga Syariah Negara.

Siregar, Z. A. (2019). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Uang Beredar (JUB) di Indonesia Tahun 2014-2018. Electronic Theses of IAIN Padangsidimpuan.

Soemitra, A. (2009). Bank dan Lembaga Keuangan Syariah. Jakarta: Kencana.

Solikin, & Suseno. (2002). In Uang (p. 11). Jakarta: Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan (PPSK).

Sudarmanto, E., Syaiful, M., Fazira, N., Hasan, M., Muhammad, A., Faried, A. I., . . . Purba, B. (2021). Teori Ekonomi: Mikro dan makro. Medan: Yayasan Kita Menulis.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, CV.

Warjiyo, P., & Solikin. (2003). Kebijakan Moneter di Indonesia. Jakarta: Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan Bank Indonesia.




DOI: https://doi.org/10.36987/ebma.v4i1.4624

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Hasil gambar untuk committee on publication ethics logo
Jurnal ini mengikuti pedoman dari Committee on Publication Ethics (COPE) dalam menghadapi semua aspek etika publikasi dan, khususnya, bagaimana menangani kasus penelitian dan kesalahan publikasi. Pernyataan ini menjelaskan etika perilaku semua pihak yang terlibat dalam proses penerbitan artikel di jurnal ini, termasuk Penulis, Pemimpin Redaksi, Dewan Redaksi, Mitra Bebestari, dan Penerbit (Akademi Kepolisian Republik Indonesia). Ekonomi Bisnis Manajemen dan Akuntansi (EBMA) berkomitmen untuk mengikuti praktik terbaik tentang masalah etika, kesalahan, dan pencabutan. Pencegahan malpraktek publikasi merupakan salah satu tanggung jawab penting dewan redaksi. Segala jenis perilaku tidak etis tidak dapat diterima, dan jurnal tidak mentolerir plagiarisme dalam bentuk apa pun.

 

Ekonomi Bisnis Manajemen dan Akuntansi (EBMA)
Journal URL: https://jurnal.ulb.ac.id/index.php/ebma/index
Journal DOI: 10.36987/ebma
e-ISSN : 2746-2137

p-ISSN : 2746-5330

Alamat Redaksi :
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Labuhanbatu
Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis,
Jalan Sisingamangaraja No.126 A KM 3.5 Aek Tapa, Bakaran Batu, Rantau Sel., Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara 21418